Mochammad Hilman Al Fiqhy

Islamic Studies S1

Riwayat Pendidikan: S1 dari LIPIA Jakarta fakultas Syari'ah, S2 dari IOU program MAIS
Areas of Interest: Kurikulum pendidikan Anak dan fikih keluarga
Matakuliah yang diampu: FIQIH 101, FIQIH 202, FIQIH 401

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, dan kesempatan untuk menuntut ilmu. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarganya, para sahabatnya, serta seluruh umatnya yang setia mengikuti sunnah beliau hingga hari kiamat.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan sepatah dua patah kata terkait peran penting fiqih keluarga dan pendidikan anak dalam membangun peradaban Islam, serta bagaimana International Open University (IOU) menjadi bagian dari solusi pendidikan Islam global.

Keluarga adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat. Dalam Islam, keluarga bukan hanya ikatan biologis, tetapi juga amanah syar’i yang diatur dengan sangat rinci dalam fiqih. Fiqih keluarga mengajarkan kita tentang hak dan kewajiban suami, istri, anak, serta nilai-nilai sakinah, mawaddah, wa rahmah yang harus dihidupkan dalam rumah tangga.

Namun, tantangan zaman modern – seperti liberalisme, feminisme ekstrem, dan kerusakan moral – menuntut kita untuk mengokohkan kembali pemahaman fiqih keluarga berdasarkan manhaj yang lurus. Inilah yang menjadi tugas kita sebagai pendidik, sebagai orang tua, dan sebagai bagian dari komunitas ilmiah.

Pendidikan Anak: Investasi Jangka Panjang Umat
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Maka dari itu, pendidikan anak bukan sekadar rutinitas harian, melainkan proyek dakwah jangka panjang yang akan menentukan arah masa depan umat. Kita tidak hanya mendidik kecerdasan, tapi juga menanamkan aqidah, adab, dan kesadaran akan peran mereka sebagai hamba Allah di muka bumi.

Di tengah keterbatasan akses terhadap pendidikan Islam yang mendalam di banyak wilayah, International Open University (IOU) hadir sebagai mercusuar ilmu yang menerangi dunia. Dengan platform daring yang menjangkau umat Islam lintas negara, IOU telah menjadi sarana penting untuk mengkader generasi yang berilmu, bertaqwa, dan siap berkontribusi.

IOU bukan hanya menawarkan gelar akademik, tetapi juga menawarkan komitmen dakwah, kurikulum berbasis Al-Qur’an dan Sunnah sesuai pemahaman salafus shalih, serta jaringan global yang memungkinkan kita belajar dan berkembang bersama saudara-saudara Muslim dari seluruh dunia.

Saya merasa bangga dan bersyukur dapat menjadi bagian dari lembaga ini, mengajar fiqih keluarga dan pendidikan anak, serta berkontribusi dalam membentuk masyarakat Muslim yang kokoh di atas ilmu dan adab.

Semoga Allah Ta’ala memberkahi setiap langkah kita dalam menuntut ilmu, mendidik anak-anak kita, memperbaiki keluarga kita, dan membangun peradaban Islam yang mulia. Mari kita jadikan ilmu sebagai wasilah menuju amal shalih dan dakwah yang penuh keberkahan.

wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

WhatsApp us