International Open University

> Artikel

Mahasiswa IOU Tembus Publikasi Scopus, Ferzya Farhan Angkat Konsep Compassion dalam Al-Qur’an

Prestasi membanggakan kembali datang dari mahasiswa International Open University (IOU). Ferzya Farhan, mahasiswa Program Studi Psikologi IOU angkatan Fall 2024, berhasil menembus publikasi jurnal bereputasi Scopus melalui riset bertajuk From Self to Source: An Exploration of Islamic Compassion Through Quranic Semantic Method.

Penelitian tersebut mengangkat tema Islamic compassion atau kasih sayang dalam perspektif Islam dengan menggali makna langsung dari Al-Qur’an melalui pendekatan semantik Qur’ani. Riset ini menjadi salah satu upaya menghadirkan perspektif baru dalam pengembangan psikologi Islam berbasis wahyu.

Menurut Ferzya, ketertarikannya terhadap topik ini berangkat dari perjalanan akademik dan pengalaman personal dalam mendalami psikologi emosi serta konsep healing. Ia kemudian mempertanyakan apakah konsep compassion yang banyak dibahas dalam psikologi modern sebenarnya telah lama hadir dalam ajaran Islam.

Ferzya menjelaskan bahwa umat Islam sejatinya sangat dekat dengan konsep kasih sayang. Hal itu tercermin dalam bacaan Bismillahirrahmanirrahim yang selalu diucapkan dalam berbagai aktivitas. Dari sana, ia terdorong meneliti bagaimana compassion dipahami sebagai kerangka keilmuan, bukan sekadar konsep spiritual.

Ia juga menilai bahwa psikologi Islam seharusnya tidak hanya menjadi penyesuaian teori psikologi modern dengan dalil agama. Menurutnya, ilmu psikologi Islam dapat tumbuh langsung dari Al-Qur’an dan sunnah sebagai sumber utama pengetahuan.

Penelitian ini bertujuan mendorong lahirnya tradisi akademik Muslim yang menjadikan Al-Qur’an sebagai fondasi pengembangan ilmu. Ferzya berharap generasi muda Muslim semakin percaya diri untuk menggali sumber-sumber keilmuan Islam secara serius dan ilmiah.

Disiapkan Sejak Awal untuk Diskursus Global

Ferzya mengungkapkan bahwa sejak awal ia memang merancang tesisnya agar dapat masuk ke ranah akademik internasional. Karena itu, karya tersebut ditulis dalam bahasa Inggris agar dapat diakses lebih luas oleh akademisi global.

Kesempatan itu hadir ketika sebuah jurnal asal Australia membuka edisi khusus bertema kesehatan mental. Topik yang relevan serta nilai kebaruan penelitian menjadi faktor penting hingga artikel tersebut berhasil diterima dan terbit di jurnal terindeks Scopus.Ia menilai bahwa unsur novelty atau kebaruan menjadi kekuatan utama penelitiannya. Dengan pendekatan berbeda dan berbasis Al-Qur’an, riset tersebut menawarkan kontribusi segar dalam diskusi psikologi dan spiritualitas.

Didampingi Dosen Lintas Keilmuan

Dalam proses penyusunan karya ilmiah ini, Ferzya didampingi oleh tim dosen pembimbing dari lintas disiplin ilmu, yaitu Dr. Mega Satria dan Dr. Evi Afifah.

Dr. Mega Satria berperan besar dalam mengarahkan aspek bahasa Arab, studi Islam, serta pendekatan linguistik semantik yang menjadi inti penelitian. Sementara Dr. Evi Afifah membantu memastikan nilai dan kerangka psikologi tetap kuat dalam pembahasan.

Kolaborasi lintas bidang tersebut membuat penelitian memiliki fondasi yang seimbang antara kajian keislaman dan ilmu psikologi.

IOU Dinilai Mendukung Mahasiswa Berkarya

Ferzya juga menyampaikan apresiasinya terhadap sistem pembelajaran di IOU yang fleksibel namun tetap menantang secara akademik. Menurutnya, struktur pendidikan di IOU mendorong mahasiswa untuk benar-benar mencari ilmu, bukan sekadar mengejar gelar.

Selain itu, berbagai webinar, pendampingan, serta komunitas diskusi ilmiah yang dihadirkan kampus dinilai sangat membantu mahasiswa untuk produktif menulis dan melakukan publikasi.

Inspirasi bagi Mahasiswa IOU

Ferzya berpesan agar mahasiswa tidak ragu memulai penelitian. Menurutnya, rasa penasaran adalah modal utama dalam menghasilkan karya ilmiah.

Ia mendorong mahasiswa untuk aktif berdiskusi dengan dosen, alumni, dan senior, serta peka terhadap persoalan di sekitar sebagai bahan penelitian. Dari rasa ingin tahu itulah, ide-ide besar dapat lahir dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Pencapaian Ferzya Farhan menjadi bukti bahwa mahasiswa IOU mampu berkontribusi di level internasional melalui karya ilmiah berkualitas. Dengan niat yang kuat, semangat belajar, dan keberanian meneliti, mahasiswa Indonesia dapat menghadirkan pemikiran yang bermanfaat bagi dunia akademik global.

Saatnya Naik Level Bersama IOU

Bergabung di IOU bukan hanya untuk belajar, tetapi juga membuka jalan menuju karya ilmiah yang diakui dunia melalui publikasi bereputasi. Cek website IOU melalui :bahasa.iou.edu.gm