Deskripsi Kursus


Fiqh 301 (Usul al-Fiqh)
 

Deskripsi Mata Kuliahn

Topik-topik utama dari telaah ini adalah dalil yang secara universal dianggap berwenang, kemudian dalil-dalil yang kontroversial (kecuali yang paling relevan bagi Maqasid al-Syari’ah), persoalan-persoalan linguistik yang relevan dengan penafsiran teks, sifat-sifat dari aturan-aturan Syari’ah dan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan ijtihad.

I. Tujuan

  1. Agar mahasiswa mampu memahami asal-usul ilmu Usul al-Fiqh

  2. Mengenalkan kepada mahasiswa bukti-bukti untuk otoritas dari berbagai jenis dalil yang dikenal dalam Usul al-Fiqh dan argumen-argumen yang diajukan oleh mereka yang menolak bukti-bukti tersebut.

  3. Mengenalkan mahasiswa dengan aturan-aturan utama dari penafsiran dalil tekstual sekaligus berbagai kontroversi di seputar dalil-dalil tersebut.

  4. Memberikan kerangka berpikir yang jelas bagi mahasiswa dalam memahami sifat dari aturan-aturan yang digunakan dalam fiqih.

  5. Mengenalkan metodologi untuk menangani dalil yang tampak sangat kontroversi kepada mahasiswa.

  6. Mengenalkan persoalan-persoalan utama yang berkaitan dengan ijtihad kepada mahasiswa

II. Konten Kelas

  1. Pengantar Ilmu Usul al-Fiqih: asal usulnya perkembangannya dan perbedaan antara Usul al-Fiqih dan Fiqih

  2. Identifikasi bidang-bidang ilmu yang telah memberikan kontribusi pada Usul al-Fiqih misalnya Al-Qur’an, Sunnah dan Bahasa Arab

  3. Menguji konsep ijtihad seperti yang ditemukan di masa awal perkembangan Islam

  4. Persoalan-persoalan yang berkaitan dengan Hukum Syar’iah dan hal apa yang berkaitan dengan Hukum tersebut

  5. Mendefinisikan hukum deklaratif (al-hukmu al-wad’i) secara terperinci dan sub-divisinya dan cara-cara mengidentifikasi kategori-kategorinya jika diperlukan

  6. Membahas sifat Hukum-Hukum Syari’ah

  7. Peranan akal dan nafsu dalam menentukan kapasitas hukum

  8. Suatu ulasan tentang jenis-jenis dalil: Qat’i dan Dhanni, Primer dan Sekunder, dalil yang tauqifi dan rasional

  9. Berbagai persoalan berkaitan dengan Al-Qur’an

  10. Berbagai persoalan yang berkaitan dengan Sunnah

  11. Persoalan pembatalan hukum (Naskh)

  12. Bahasa - Kejelasan Bahasa- dan berbagai persoalan linguistik

  13. Telaah tentang Perintah dan Larangan: Definisi; cara-cara penyampaian perintah dan larangan dalam bahasa Arab; Nilai hukum dari perintah dan larangan tersebut; perintah setelah larangan; dan kegunaan-kegunaan non-harfiahnya

  14. Telaah tentang Yang Umum dan Yang Khusus: Definisi ‘Aam dan Khas, terminologi generalisasi

  15. Telaah tentang Yang Tak Terbatas dan Yang Terbatas: Definisi dari Mutlaq dan Muqayyid, hubungan yang berfungsi antara keduanya

  16. Telaah tentang Implikasi-Implikasi Tekstual: Yang Tersurat (Mantuq) dan Yang Tersirat (Maskut)

  17. Pembahasan tentang Ijma’. Definisi, kitab-kitab Ijma dan kontroversi seputar dikeluarkannya Ijma’

  18. Telaah tentang Qiyaas: Definisi, bukti bagi mereka yang menolak Qiyaas dan syarat-syarat yang melekat pada kasus-kasus asli dan yang baru

  19. Telaah tentang Istishab (Dugaan Kontinuitas): definisi, pengakuan, otoritas dalil dan jenis-jenisnya

Buku Panduan

  1. Teks Wajib:

Bilal Philips, A Commentary on Usool al- Fiqh Made Easy

  1. Teks Penunjang:

Study notes by Riaz Ansary

Imran Ahsan Khan Nyazee, Outlines of Islamic Jurisprudence

Muhammad Hashim Kamali, Principles of Islamic Jurisprudence

 

 

 


End of Zopim Live Chat Script